Buku

Sebuah Desa Bernama Po-on

Sebuah Desa Bernama Po-on

Sebuah Desa Bernama Po-on

Identitas Buku Judul : Sebuah Desa Bernama Po-on Penulis : F. Sionil Jose Kata Pengantar : Mochtar Lubis Penerbit : Yayasan Obor Indonesia Cetakan Pertama : September 1988 Tebal : xvi + 430 hal Sinopsis : PO-ON adalah novel perjuangan kemerdekaan bangsa Filipina dengan mengambil lokasi pada sebuah desa terpencil bernama PO-ON di wilayah Cabugaw pulai Luzon. Tokoh sentral pada novel ini, Eustaquio Salvador (Istak), Anak seorang petani miskin yang bercita-cita menjadi pater pribumi. Karena di masa-masa itu pemerintah penjajahan Spanyol tidak mengizinkan penduduk pribumi menjadi pater (Walaupun ada juga seorang, dua orang pater pribumi di kota Manila) Maka kandaslah cita-cita mulia itu. Walaupun cita-cita nya kandas, istak tetap mengamalkan ajaran-ajaran Kristianinya sebagai dukun desa serta sebagai petani biasa. Adanya perpaduan antara kisah perjuangan kemerdekaan dengan kesediaan penduduk pribumi menerima ajaran ajaran agama asing (dalam novel ini ajaran Kristiani di mata penduduk pribumi adalah ajaran memilih agama kaum penjajah Spanyol) Serta dibumbui dengan Romantika kehidupan manusia, menjadikan novel ini amatlah menarik untuk dibaca.

Komentar